Sejarah Pemilihan Umum Presiden di Indonesia

Kali ini, The Weekly Blog akan membahas sejarah pemilihan umum presiden di Indonesia.

Pemilu presiden di Indonesia pertama kali digelar pada 2004. Sebelumnya, presiden dan wakil presiden dipilih oleh anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dengan suara terbanyak. Dalam Sidang Paripurna MPR pada 9 November 2001, MPR mengganti isi Pasal 6A ayat 1 UUD 1945 menjadi “Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat.”


Putaran pertama Pilpres 2004 digelar tanggal 5 Juli 2004 yang diikuti oleh lima pasangan calon presiden dan wakil presiden, di antaranya:

  • Wiranto dan Salahuddin Wahid (dicalonkan oleh Partai Golkar)
  • Megawati Soekarnoputri dan Hasyim Muzadi (dicalonkan oleh PDI Perjuangan)
  • Amien Rais dan Siswono Yudo Husodo (dicalonkan Partai Amanat Nasional)
  • Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla (dicalonkan Partai Demokrat)
  • Hamzah Haz dan Agum Gumelar (dicalonkan Partai Persatuan Pembangunan)

Awalnya ada satu pasangan lain yang mendaftar menjadi capres-cawapres, yaitu Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marwah Daud Ibrahim (dicalonkan PKB). Namun pasangan ini tidak lolos karena berdasarkan tes kesehatan, Gus Dur dinilai tidak memenuhi kesehatan.

Dalam putaran pertama, pasangan SBY-JK meraih suara terbanyak yakni 33,57 persen, disusul pasangan Megawati-Hasyim Muzadi (26,61 persen), Wiranto-Salahuddin Wahid (22,15%), Amien Rais-Siswono Yudo Husodo (14,66%), dan Hamzah Haz-Agum Gumelar (3,01%).

Tidak ada pasangan yang meraih suara lebih dari 50% + 1, jadi digelar pemilihan putaran kedua yang diikuti oleh dua pasangan calon yang meraih suara terbanyak pertama dan kedua, SBY-JK dan Mega-Hasyim. Putaran kedua pun digelar pada 20 September 2004. SBY-JK meraih 60,62% suara dan Mega-Hasyim 39,38%. SBY-JK terpilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2004-2009.


Pemilu presiden berikutnya digelar pada 8 Juli 2009, kali ini diikuti tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden:

  • Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono (SBY Berboedi)
  • Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto (Mega-Pro)
  • Jusuf Kalla-Wiranto (JK-Win)

SBY-Boediono memperoleh suara 60,80%, disusul Mega-Pro dengan 26,79% dan JK-Win dengan 12,41%. Karena ada pasangan yang mendapat suara lebih dari 50% + 1, maka pemilu presiden 2009 selesai hanya satu putaran. SBY terpilih lagi menjadi presiden, dengan Boediono sebagai wakilnya. Mereka memimpin Indonesia untuk periode 2009-2014.


Pemilu presiden ketiga Indonesia digelar pada 9 Juli 2014. SBY tidak bisa maju kembali sebagai calon karena undang-undang melarang periode ketiga untuk presiden yang sama.

Menurut UU Pemilu, hanya partai dengan lebih dari 20% kursi di DPR atau memiliki 25% suara populer, yang dapat mengajukan calonnya sendiri. Saat Pemilu Legislatif 2014 tidak ada partai yang mendapat 20% suara atau lebih, jadi partai harus berkoalisi dengan partai lainnya.

Hanya 2 capres-cawapres yang maju dalam Pilpres 2014, yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

– Prabowo-Hatta didukung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PKS, PPP, dan Partai Bulan Bintang (PBB) yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih.

– Jokowi-JK didukung PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Partai Hanura, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang tergbung dalam Koalisi Indonesia Hebat.

Jokowi-JK ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2014 dengan 70.997.833 suara (53,15 persen), dan Prabowo-Hatta meraup 62.576.444 suara (46,85%). Kubu Prabowo-Hatta lalu mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi karena menilai Pilpres 2014 penuh dengan pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif. MK menolak gugatan mereka, sehingga Jokowi tetap terpilih sebagai presiden Republik Indonesia ketujuh. Jusuf Kalla kembali menjadi wakil presiden untuk kedua kalinya. Mereka menjabat mulai 20 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019.


Dikutip dari id.wikipedia.org dan www.kompas.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s