Profil Hari Ini: Prabowo Subianto

Prabowo Subianto Djojohadikusumo lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951. Dia adalah seorang politisi, pengusaha, dan mantan perwira TNI Angkatan Darat. Prabowo terakhir dikenal sebagai calon presiden dalam pemilu presiden Indonesia 2014, bersama Hatta Rajasa sebagai wakil. Ia juga dikenal sebagai pendiri Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Prabowo adalah putra pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. Masa kecil beliau banyak dihabiskan di luar negeri. Pada Mei 1983 Prabowo menikahi Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), tetapi berpisah tahun 1998, tidak lama setelah Soeharto mundur dari jabatan Presiden Indonesia. Dari pernikahan mereka, lahirlah seorang putra bernama Ragowo “Didiet” Hediprasetyo (lahir 1984). Didiet tumbuh besar di Boston, Amerika Serikat dan sekarang tinggal di Paris, Prancis sebagai perancang busana.


Karier Prabowo dalam militer

Prabowo memulai karier militer pada 1970 dengan mendaftar di Akademi Militer Magelang. Ia lulus pada 1974, setahun setelah Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI keenam (2004-2014). Selama menjadi tentara beliau berperan dalam sejumlah peristiwa penting, antara lain operasi di Timor Timur (tahun 1976), operasi pembebasan sandera di Mapenduma, Papua (1996), dan pengibaran bendera di puncak gunung Everest (1997). Berbagai jabatan penting yang dipegang Prabowo selama karir militernya antara lain:

  • Komandan Peleton Para Komando Group-1 Kopassandha (1976)
  • Komandan Kompi Para Komando Group-1 Kopassandha (1977)
  • Wakil Komandan Detasemen–81 Kopassus (1983-1985)
  • Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (1994)
  • Komandan Komando Pasukan Khusus (1995-1996)
  • Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996-1998)
  • Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (Maret-Mei 1998)

Prabowo diberhentikan sebagai Pangkostrad pada 22 Mei 1998 oleh Presiden BJ Habibie. Usai meninggalkan karir militer, Prabowo mengikuti jejak sang adik Hashim Djojohadikusumo untuk menjadi pengusaha. Beliau saat ini memiliki 27 perusahaan, di Indonesia dan luar negeri.


Karier Prabowo dalam politik

Prabowo mengawali karir politik dengan mencalonkan diri sebagai bakal calon presiden Partai Golkar pada Konvensi Capres Golkar 2004. Namun, Prabowo kalah dukungan dari Wiranto.

Prabowo menjadi salah satu pendiri Partai Gerindra pada 6 Februari 2008. Dia menjabat Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Pada 9 Mei 2008, Gerindra mencalonkan Prabowo menjadi calon presiden dalam Pemilu 2009. Tetapi, setelah tawar menawar yang alot, Prabowo bersedia menjadi calon wakil presiden dari Megawati Soekarnoputri setelah Gerindra dan PDI Perjuangan resmi bekerja sama dan menandatangani Perjanjian Batu Tulis. Megawati-Prabowo (Mega-Pro) akhirnya hanya meraup 26,79% suara, kalah dari pasangan SBY-Boediono yang menjadi pemenang Pilpres 2009 dengan 60,80% suara.

Di Pemilu Presiden 2014, Prabowo dicalonkan lagi sebagai calon presiden dengan Hatta Rajasa yang menjadi wakilnya. Pasangan bernomor urut 1 ini didukung oleh enam partai politik, yakni Gerindra, Partai Golkar, PKS, PAN, PPP, serta Partai Bulan Bintang (PBB). Partai Demokrat juga kabarnya turut mendukung meski sang ketua umum, Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan Demokrat tidak mendukung pasangan manapun dalam Pilpres kali ini. Namun, Prabowo-Hatta kalah dalam Pemilu Presiden 2014, yang dimenangkan oleh pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Mereka mengugat hasil tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK), namun ditolak.


Dikutip dari Wikipedia Bahasa Indonesia, id.wikipedia.org. Foto dari www.jelajahriau.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s